Jual kupon toto singapore, pria ini dibekuk polisi

April 7, 2022 0 By VIA4D

FR (30) warga Desa Jatinegara Kec. Sempor Kab. Kebumen, Jawa Tengah, tak lagi bisa berkutik saat digrebek oleh pihak kepolisian. Pria dengan perawakan bongsor ini dicurigai telah menjual kupon toto Singapore di lapaknya. Kepala polisi resort Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan berkata bahwa dari penangkapan itu , mereka berhasil mendapatkan sejumlah barang bukti. Di antaranya adalah uang tunai sebesar Rp507.000, dua lembar kertas yang berisi hasil pengeluaran nomor atau result toto, tujuh lembar kertas yang merupakan bukti pembelian toto singapore, dua bonggol kertas nota atau bon bekas yang sudah terpakai, satu bonggol kertas nota atau bon yang belum digunakan dan berbagai alat tulis yang fungsinya untuk merekap.

Tersangka ditangkap dengan berdasarkan laporan warga. Masyarakat dekat rumah tersangka merasa terganggu akibat aktivitas tersangka yang diduga menjajakan kupon togel SGP. Dari hasil interogasi tersangka, tersangka mengakui bahwa dalam sehari ia bisa meraup keuntungan sebesar Rp400.000 . Akibat perbuatan tersangka, kemungkinan ia akan diancam hukuman selama 10 tahun penjara ( max ). Disisi lain, psikolog yang berasal dari Universitas Katholik Soegijapranata Semarang, Indra Dwi Purnomo menuturkan bahwa  berjudi itu menjadi pilihan sebagian warga dengan tujuan mencari penghasilan tambahan secara instan.

Maka dari itu, praktik perjudian itu tumbuh dengan suburnya hingga ke kampung-kampung. Bukan tidak berisiko, sering pula uang yang digunakan untuk taruhan hangus karena tidak tembusnya nomor togel tersebut. Belum lagi, aparat kepolisian sering berpatroli untuk menghapuskan  penyakit-penyakit masyarakat ini. Psikolog tersebut juga menambahkan bahwa lesunya perekonomian membuat warga yang menjadi tidak ada pekerjaan akan mudah terpengaruhi dalam mencari jalan-jalan instan. Apalagi, untuk mencari sebuah pekerjaan baru yang cocok juga bukan perkara mudah. Sedangkan kebutuhan sehari-hari juga terus berjalan dan tak bisa ditunda. 

Apabila dilihat dengan sudut pandang social ekonomi, bagi masyarakat yang status ekonominya termasuk rendah sering kali mereka menganggap judi sebagai salah satu sarana untuk memberikan tambahan pendapatan. Selain itu, faktor lingkungan juga dapat menjadi faktor mampu memicu adanya perjudian. Hal ini terjadi sebab adanya dorongan atau tekanan yang mungkin berasal dari usia sebayanya yang secara langsung mapun tidak langsung bisa mendorongnya supaya ikut berpartisipasi.

toto singapore